Kemkominfo Bidik 46 Ribu Media Online Yang Diduga Gadungan


Jakarta – Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kemkominfo) menyatakan sekurang-kurangnya ada sekitaran 43 ribu website situs yang disangka media on-line gadungan. Kehadiran media on-line abal-abal itu juga saat ini tengah diincar Kemkominfo untuk ditindaklanjuti.

Seperti di sampaikan Semuel Abrijani Pangerapan sebagai Dirjen Aplikasi Informatika Kemkominfo, beberapa ribu media on-line gadungan ini menyebar di semua Indonesia.

Pengelola media on-line gadungan itu mengklaim, media bikinannya adalah sisi dari product jurnalistik.

“43 ribu media gadungan ini masihlah aktif, umumnya dari beberapa daerah, jadi tidak cuma berpusat di Jakarta serta pulau Jawa, ” kata Semuel pada Tekno Liputan6. com lewat telephone, Minggu (8/1/2017) di Jakarta.

“Keberadaan media ini dapat berisiko membahayakan legalistas industri media, bahkan juga dapat mencoreng manfaat dari pers sebagai pilar ke empat demokrasi. Harus mesti kami tindaklanjuti, ” ia melanjutkan.

Seperti diwartakan terlebih dulu, Semuel yang mewakili Kemkominfo menyampaikan kalau pihaknya akan bekerja bersama dengan Dewan Pers untuk menggodok kiat supaya bisa mengambil keputusan system yang bakal bertugas memblokir media on-line gadungan.

“Nanti kami bakal godok bareng-bareng kiat serta systemnya seperti apa. Gagasannya, 11 Januari kami bakal umumkan, ” jawabnya.


Category: Berita


Write a Reply or Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>