Akhirnya Ahok Minta Maav Atas Kelakuanya


Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengemukakan keinginan maaf pada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Keinginan maaf itu berkaitan pernyataan selesai sidang kedelapan masalah sangkaan penistaan agama yang berkesan menyudutkan Ma’ruf.

Ahok mengklarifikasi sekalian mohon maaf dengan cara tercatat dan berbentuk video. Dia menyampaikan, hal yang berlangsung di persidangan Selasa tempo hari, adalah sistem di persidangan.

Ahok mengatakan, sebagai terdakwa, ia tengah mencari kebenaran untuk kasusnya. Karenanya, dia menginginkan mengemukakan klarifikasi banyak hal.

Tersebut isi komplit pernyataan keinginan Ahok pada Ketua MUI Ma’ruf Amin :

*Klarifikasi serta Permintaan Maaf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada KH Ma’ruf Amin, Rais Aam PBNU*

Kalau aku menginginkan menyatakan kalau apa yang berlangsung tempo hari adalah sistem yang ada pada persidangan, aku sebagai terdakwa tengah mencari kebenaran untuk masalah aku. Karenanya aku menginginkan mengemukakan klarifikasi banyak hal berikut ini :

1. Aku meyakinkan kalau aku akan tidak melaporkan KH Ma’ruf Amin ke polisi, bila juga ada saksi yang dilaporkan mereka yaitu saksi pelapor, sedang Kyai Ma’ruf bukanlah saksi pelapor, beliau seperti saksi dari KPUD yang mustahil dilaporkan.

2. Aku mohon maaf pada KH Ma’ruf Amin jika berkesan menyudutkan beliau, walau beliau didatangkan tempo hari oleh Jaksa sebagai Ketua Umum MUI, aku mengaku beliau juga sesepuh NU. Serta aku menghormati beliau sebagai sesepuh NU, seperti tokoh-tokoh lain di NU, Gus Dur, Gus Mus, tokoh-tokoh yang aku hormati serta panuti.

3. Berkaitan info telephone Ayah SBY ke Kiai Ma’ruf tanggal 7 Oktober yaitu masalah Penasehat Hukum aku. Aku cuma disodorkan berita liputan6. com tanggal 7 Oktober, kalau ada info telephone SBY ke Kiai Ma’ruf, setelah itu berkaitan masalah ini aku serahkan pada Penasehat Hukum aku.

Sekian klarifikasi aku berikan, aku mengharapkan klarifikasi ini bisa menjernihkan masalah serta aku juga mengharapkan supaya pihak-pihak yang lain tak memperkeruh situasi.


Tagged with: 

Category: Berita


Write a Reply or Comment


Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>